Abadi
Waktu bergulir, Kulihat senja getir
Banyak hati, banyak memori, hancur berkeping
Dan maut masih menggiring
Tapi engkau disini
Ketika pertama bertemu, Kau mencuri kedua mataku
Mebawanya senantiasa menikmati keindahanmu
Tapi mulut seakan membisu
Tak mampu membawaku menuju dirimu
Meskipun sanggup
Akan tertutup mendengar lembut suaramu
Dan diwaktu kau memandangku
Hatiku, milikmu.
Kita pandang fajar dan gelap
Merajut benang-benang cinta
Menapak kehidupan yang keras
Kita pandang bunga dan pepohonan
Semua mati, semua terganti
Kau tetap abadi
Kukirim pesan cinta dari pelangi
Dengan sinar rembulan menuju samudra abadi
Kau takkan mati
Tak mungkin terganti sayang
Bagaimana aku bisa pergi,
Saat hatiku telah terkunci
Sang surya meredupkan sinarnya
Perlahan ditelan gelap
Rembulan merindukannya
Bintang menangisinya
Jika cinta tidak dapat membawa engkau kepadaku dikehidupan
ini
Pastilah cinta menyatukan kita
Di kehidupan yang akan datang
Kemarilah…
Kau aman disini
Di kedalaman cinta
Dan hangatnya kasih sayang…
Abadi dihatiku
No comments:
Post a Comment