Celakanya Aku
Aku ingin menjadi angin
Bebas dan terbuka
Juga pergi kemanapun ingin
Ada dimana saja, muat dimana-mana
Petualang sampai akhir, sampai lupa.
Seperti dirimu aku ingin
Angin adalah dirimu
Sialnya aku terlahir,
sebagai lautan dalam
yang tak mungkin kau selam,
sampai dasar.
Sayangnya tuhan menciptakan aku,
seperti buku tebal
Dimana perasaanku kusembunyikan,
dibalik huruf dan kalimat
dan engkau bosan membacanya.
Celakanya aku bukan kamu
Maka jangan bicara pada cermin,
jika makan malam denganku
Tapi bukankah cinta,
Tak mesti satu?
No comments:
Post a Comment