Selamat Datang di blognya abi harap di follow ya!!!!

Monday, September 28, 2015

Cerbung Teropong Bintang PART-7

Risih Tau Gak Sih!!
Mawar POV
Siapasih yang gak risih ketika digodain cowok playboy? Aku heran kenapa cewek-cewek di sekolah ini otaknya miring semua sehingga dapat terperangkap dengan mudahnya oleh bujuk rayu Faisal. Dasar cewek-cewek murahan yang pikirannya duit aja! Dimana harga diri mereka saat menghadapi cowok bajingan seperti Faisal.
Aku muak melihat hidupnya yang tidak berguna sama sekali. Setiap hari Ia selalu berjalan kesana-kemari menggoda cewek-cewek yang kebetulan sedang lewat di depan tempat dia biasanya duduk nongkrong bersama teman-temannya yang tak kalah bajingannya.
Sangat berbeda dengan perangai dan perilaku Nino yang meskipun hidupnya serba berkecukupan bahkan bisa dibilang termasuk golongan orang yang kaya raya dikarenakan orangtuanya yang berkerja sebagai pengusaha property, tetapi tidak pernah kulihat Nino hidup berlebihan. Sahabat karibku dari lahir itu tidak pernah berperilaku boros dan selalu hidup sederhana. Masih mau berteman dengan semua orang dan bahkan ke sekolah mengendarai sepeda onthel.
Tidak pernah ada satu hari kulihat Faisal belajar atau melakukan sesuatu yang berguna, ngaji kek, sholat kek, ikut ekskul kek. Kerjaannya kalau siang menggoda gadis dan kalau malam pergi ke club untuk berpesta. Pesta yang tentunya menghabiskan banyak uang. Mentang-mentang bapaknya pengusaha tambang minyak kaya raya Ia jadi bertingkah semaunya, padahal uang kan gak dibawa sampai mati, Huh. Anak seperti itu harus diberi pelajaran untuk menyadarkannya.
Kupikir kejadian kemarin siang ketika aku mempermalukannya di depan umum dengan menolak ajakannya mengantarku pulang sudah cukup. Namun dugaanku salah.
Cowok kurang ajar itu semakin menggodaku sejadi-jadinya. Hingga pernah suatu ketika Ia menterror nomor handphoneku yang entah darimana Ia dapat dengan SMS dan telfon untuk segera menerima cintanya dengan berbagai macam cara, yang ngirim puisi lah, yang ngirim cerita cinta lah, yang sayang minta pulsa lah. Atau saat anjing itu mencoret-coret semua buku pelajaran yang aku bawa hari itu dengan tulisan “I Love U”.
Puncaknya adalah ketika cowok brengsek itu menuju rumahku dan menyatakan pada ibukku bahawa Ia sangat mencintai aku. Ya reaksi ibuku juga begitu, hanya ketawa-ketiwi gak jelas, katanya maklum anak baru gede. Ew! Itu sudah keterlaluan hingga aku pergi keluar rumah untuk menahan malu.
Disitu aku melihat di kejauhan sosok yang samar-samar tampak seperti Nino yang mengamatiku dari jendela rumahnya. Namun pada detik berikutnya Ia hilang bagaikan ditelan bumi. Mungkin hanya imajinasiku yang depressi akhir-akhir ini atau mataku yang sudah mulai minus karena kebanyakan main game online setiap malam.
Aksi terror itu berlanjut sampai disitu. Beberapa hari berikutnya Faisal bertingkah dengan sangat aneh: yaitu dengan pura-pura tidak mengenalku. Ia bertingkah seperti itu tidak hanya di sekolah namun juga di luar sekolah. Warga sekolah yang terkejut dengan perubahan sikap Faisal yang biasannya menggodaku habis-habisan menganggap bahwa Faisal telah menyerah untuk menaklukkan hati seorang Mawar. Hip-hip Hore!

Hmm.. meskipun demikian aku sangat yakin sepenuhnya bahwa terjadi sesuatu yang besar sehingga dia berubah sikap sepenuhnya 180o. Namun demikian aku bersyukur kepada Tuhan yang maha esa karena ternyata sang pengasih dan penyayang telah menjadikan doaku selama ini menjadi kenyataan.

No comments:

Post a Comment